Total Tayangan Halaman

Rabu, 22 Juni 2011

Tak seelok angsa tak secantik merpati tak seindah kupu-kupu


Aku mengerti pesakitan
Atas ungkapan yg terlontar tanpa permisi
Aku mengerti rasa sakit
Atas anggapan yg tercurah tanpa tau arah
Aku memang tak seelok angsa putih di danau hijau nan banyak mata memandang
aku pun tak secantik merpati putih di angkasa biru nan banyak orang terkesima
aku pun tak seindah kupu-kupu yg membuat orang takjub
aku hanya gadis sulung
Yang terlahir ke dunia atas restu Ilahi rabbi
terlahir ke bumi dengan tangisan yg saat itu tanpa membawa hal yg berharga
bukan sang putri yg turun dr angkasa bersama permadani megahnya
bukan pula sang ratu yg berhiaskan mahkota kebesaran
aku gadis itu
yg mengenal nestapa
luka akan resah dan dilema
menghantam bertubi-tubi
menelikungku tanpa aku ketahui
Aku tak secantik ibuku
Tak pula segagah ayahku
aku wanita biasa
lemah dan mudah rapuh
yg berjalan dengan kedua kakiku
menopang masalah sendiri ketika tak ada yg mau membantu
aku butuh ketulusan
bukan penusukan dari balik punggungku
aku memang tak seelok angsa, tak secantik merpati putih, tak seindah kupu-kupu tapi aku punya mimpi
mimpi yang sederhana seorang gadis belia
bukan mimpi yg membuat orang takjub
bukan mimpi yg harus aku umbar
meski aku berkekurangan
meski aku belum tau kelebihanku
Tapi aku tau
Allah menaungiku tak kerana kecantikan tak kerana harta tak kerana mimpi yg besar tak kerana orang-orang yg mengagumi
Aku tau Allah yg tulus bersamaku
membangunkanku saat aku tertidur
menepuk pundakku saat aku lalai
Ya rabb mudahkan langkah kecilku
Meski aku sekedarnya gadis biasa
Ya rabb mudahkan aku meraih mimpiku
Mimpi yg kelak bisa menjunjungku
Mimpi yg kelak membuat orang tercengang
Mimpi yg membuatku tak jatuh lagi..
Ya muqalibal qulub ku pasrahkan semua atas kehendakMu..

-a little girl with a big dream-

Mungkin (Bagian I)

Terangkan apa yg berlalu
Mungkin kemarin aku terbentur dan tak mengingat waktu
Bahkan kau tanyai aku tak menahu
Mungkin aku lupa
Tapi aku benar tak tau
Perubahanmu kontras di siluet anganku
Kurasa kmrn masih begitu
Ingat tolong ingat
Semenjak itu dulu
Semenjak kemarin baru
Mungkin iya mungkin
Aku belum mengenalmu
Ha ?
Mungkin juga perlu beribu waktu
Untuk temui dan berbicara empat mata dengan hatimu
Lalu aku bercakap dan beradu argumen tentangmu
Katakan saja
Mungkin smua akan seperti sediakala
Ayolah mana basa-basi yg biasanya ada
Terbuangkah?
Atau aku mungkin masih bermimpi
Bertemu kamu dimimpi kembali
Lalu kamu lalai bawa jiwaku pulang
Dan sekarang
Jangan jadikan jiwa ini seolah tumbang
Dan benar2 tak mengenali sosokmu
Tak mengingat apa2
Coba terangkan seperti yg km ajarkan setiap waktu
Ku mohon kembali
Jangan merusak memoriku
Aku takut terganggu lama
Tenang
Berjalanlah pelan kebelakang
Ada apa sebenarnya ?

Mungkin (Bagian II)

Hari ini
Tepatnya pagi dan malam ini
Aku menyimaknya pelan
Mengejanya penuh kehati-hatian
Takut menoreh kesalahan
Tapi apa daya
Aku gemetar tubuhku kaku
Pikiran yg sedari tadi aku tahan
Muncul ke permukaan dengan tak mengenakkan
Tapi aku tetap tak mampu
Memendam
Menyimpan
Bahkan menyembunyikan
Semuanya ingin aku ungkapkan
Ingin aku bicarakan empat mata
Tanpa gangguan tanpa candaan
Mungkin memang aku tak tau
Mungkin memang benar adanya aku tak mampu mengerti
Berulang kali kau tuturkan aku tak pernah paham
Yah
Itu kekesalanku pada batinku sendiri
Bahkan aku tak tau dayaku saat ini
Memang aku akui tak pernah sedetikpun menerima
Yakinkan hatimu bahwa
Dibalik hati kecilku tersimpan berjuta cerita
Penerimaan itu ku tumpuk baik dalam sebuah harapan nantinya
Masih semu dan mengabur
Tapi tunggu tanggal mainnya
Kamu akan tau sedetail
Sejelas makna lekukan konflik yg ada
Jangan tanya sekarang karna akupun sulit menjelaskan
Ilusi dipikiran sedang bergurau dg hati yg ku paksai
Menerima
Iya menerima semua tentang yg kau katakan
Maaf
Mungkin aku selalu khilaf
Dan bernoda kata salah
Tak terelakkan aku memang lemah
Berkali-kali kau mengulang
Maaf aku tak mampu mencerna lagi
Aku mencoba tapi aku tetap mengulang kembali
Mungkin kau lelah
Bahkan merasa jengah
Dengan semua yg termaktum didiriku
Mungkin benar adanya aku belum mengertimu
Dari hati ke hati

BERAWAL

Diujung waktu
Dilema nestapa menghampiri
Galau kalbu menyanggupi
Hadir mentari usung cerita yg belum tergenapi
Lupa riwayat
Lupa kehadiran
Lupa yg mengesankan
Lupa yg terlewatkan
Semua berawal kisah
Tak terelakkan tak terhindari
Dr sbuah mimpi yg biasa menjdi luar biasa
Menjadi dasar yg abadi
Hanya karena galau kebimbangan menanti
Menutupi kekesalan diri
Pasti nanti berujung malam
Berawal lagi
Ujung-ujung kisah yg masih membumbung
Ingat saja nanti
Tlah tertulis lewat selembar takdir hidup dan mati
Berawal dan berujung waktu
Isi kisah isi cerita
Sbuah makna menyelinap begitu saja
Hadirkan nestapa dalam raga
Dengan semua yg tlah tertulis
Menyanggupi jiwa menutupi masa sampai terbenam matahari pagi
Tentang semua mimpi berawal sampai nanti

BERTAHAN

Hujan tadi masih membuatku merasakan aroma yg aku suka
Semerbak angin yg tak punya arah membuatku gemetaran
Hingga dering sms yg aku buka membuat kantung mata memejam
Meski tak sampai lama...
Aku terbuka kmbali membacanya
Aku kuat
Aku yakin aku mampu menahan semua rasa :)
Aku percaya aku dapat membendung nestapa
Yang aku ingat hanya sebuah kata yg aku maktumkan dalam benak terdalamku
Aku tak boleh lagi menitikkan airmata karna hal yg tak pernah menginginkanku ada
Aku percaya
Sampai detik ini sampai doa yg aku panjatkan disetiap sujudku
Allah berikan sesuatu yg indah pada waktunya
Aku masih bisa menetralkan amarah
Aku masih bisa memendam rasa sakit
Aku yakin
Aku bisa berdiri meraih mimpiku
Saat Allah mengingatkanku barulah rasa nyeri ini menjalar ditiap deru nafasku
Aku tak mau mengulang kesalahan
Aku tak ingin menduakan kekhilafan
Rasa ini memang indah tapi menyakitkan
Biar kupeluk erat dalam hati yg terdalam
Dalam pikiran yg paling belakang
Ku terima semua
Mau mengelak
Tapi apa daya aku tak pernah punya kuasa :)

Hanya sosoknya di persimpangan Jalan

Dan aku hanya menggoreskan lewat jemari kecilku
Menari dalam lekukan pikiranku
Tentang semua yg ada padaku
Satu sisi salah untuk tereka olehnya
Waktu yg bergulir tlah menggulirkan waktuku bersamanya
Tanpa sadar aku tlah jajaki bersamanya
Kepiawaiannya mengambil hatiku
Meluluhkan kekerasanku
Hingga melelehkan kebekuan hatiku
Kecewa yg tersirat didada kadang hilang begitu saja
Membaca pesan darinya, mendengar suaranya,hingga semua sirna saat aku menatap sosoknya
Banyak mengeja banyak belajar dr yg ada
Tapi aku tak sadar
Atau mungkin aku selalu tak sadar terlalu menjadi bebannya
Tak terpikir menjadi benalu dr topangan langkahnya...
Bolehkah menghindar?
Salah
Aku tak pernah bisa
Hanya keraguan langkahku untuk memilih mana yg terpenting dari yg terpenting semakin tampak raut kegalauan hati
Aku ingin berbagi meski harus ada bagian yg terlewati
Aku belum mampu adil
Termasuk mengadili diriku sendiri
Terkadang aku ingin mempercepat detik jam yg berdetak itu
Terkadang aku ingin memperlambatnya menjadi lingkaran tanpa jarum-jarum itu
Waktu terkadang yg membuatku takut
Takut kehilangan
Takut tertinggal
Takut semua tak bermakna
Ataukah aku yg terlalu takut terluka
Ataukah aku yg takut melukai
Ataukah aku takut ada luka menyeruak di pori2 hati
Adakah yg salah?
Berjalan jauh jauh jauh
Pemberhentian tak tergenapi
Belum tampak
Mencoba berjalan
Dan yg terlihat hanya sosoknya di persimpangan jalan




NOV 20, 2010

CREATED BY ME

andai andai andai

Bismillah :)

Berharap pada suatu pagi mendapati sesuatu yg indah
Tepat hari ini terbangun dari mimpi
Aku tersenyum mendapati hpku berdering panggilan masuk terurai
Dr sosok yg aku tunggu setiap waktu (sekarang aku mau dan harus mau tanpanya )': )

Masih berharap mendapati sesuatu yg indah :)
Alhamdulillah aku mulai mendapati dia tersenyum
Sesuatu kebahagiaan teruntukku :')
Tapi selang beberapa menit kebahagiannya meruntuhkan harapanku
:) aku bukan sosok yg diharapkannya
Untuk apa berbohong sampai sejauh ini
Knp tak sejak dulu tak usah mengenal ?
Knp rasanya penyesalan ada pada dirinya ?
Ya muqalibal qulub
Wahai dzat yg membolak-balikan hati
Aku tak habis pikir kalimat demi kalimat yg dia ucapkan
Langsng mengarah pada nyeri dihatiku
Secara tak langsng penerimaan tak ada pada dirinya :)
Dan itu yg membuatku menangis
Menangis
Aku mulai bertanya untuk apa aku menangisi TakdirNya?
itu sudah diatur rapi OlehNYa
sangat rapi tak ada cacat sekalipun ..subhanallah
Masih kecil masih terlalu rendah derajatku dihadapan Rabbku
sehingga aku masih hafal masih mengingat kalimat demi kalimat tadi pagi
andai bisa aku hapus :'(
tapi aku tak mampu
dan aku menangis
( ya Rabb aku cengeng sekarang ) :'(

Tadi aku mengadu pada Rabbku
suara parauku membuat hati terus menanyai
kenapa dengan ini?
kenapa harus aku tangisi..hehe :D

Ya Rabb andai tak ada kata pengandaian
ingin aku ungkapkan segala keinginan yg terpendam :')
tapi aku bersyukur Allah meMberikan Kelemahan ini
karena aku juga bersyukur Allah memberiku kelebihan yg belum tentu dimiliki org diluar sana :)
Yang berharga sekarang
aku punya harapan itu yg luar biasa dihatiku
membahagiakan orang tuaku kelak
Menuntut jauh dr sini :)
Ingin lebih baik lagi
Jelas tanpamu
Mungkin tanpamu
Aku takut aku takut aku mengoyak ragaku sendiri karna km bukan karena Rabbku :)

alhamdulillah
hehe :)

JANGAN PERGI

Tak ingin lepaskanmu
Meski kerap keraguan menghantui benakku
Tak ada yg sempurna dan aku paham itu
Hingga sebuah cerita terkoyak karna kita
Dan kulihat sikapmu menjauhiku
Salahkah aku?
Mungkin semua rasa telah sirna dari hatimu
Masihkah ada tentang aku dipikiranmu
Yang menyinggahi ruang-ruang hatimu
Kediamanmu membungkamku
Tetesan ini mengalir tanpa daya hanya rasa
Rasa tersakiti terkalahkan oleh rasaku karnamu
Jangan pergi
Tetaplah disini temani kelelahan batinku
Jangan menghindar dan diam membisu
Aku masih menoreh bayangmu masih mau melukis hari denganmu
Masih mau kamu yg mengharubirukan kisahku
Jangan pergi
Aku disini menunggu

:'(

Come back for me

But
I know
There's impossible

But i know
Impossible is nothing T.T

Kemarin Malam

Sedikit mengganggu sistem belajarku sekarang
Dan aku menemukanmu di pikiranku selalu itu
Karena aku sayang kamu..
Sayang yang gak pernah mau pergi sampai sekarang
Masalah datang
Mungkin aku yg kekanakan
Atau kamu yg terlalu jauh dewasa diatasku
Itu yg sering aku tanyaakan kepadamu..
Lama sekali aku berharap tentangmu
Sampai sekarang
Dan kemarin malam aku mulai mengerti
Aku harus membahagiakanmu tanpa harus mengharap balasan kamu akan membahagiakan aku
Dan kemarin malam aku mulai mengerti
Aku akan tetap menyayangimu meski sikap cuekmu tetap ada pada dirimu
Dan kemarin malam aku mulai mengerti
aku akan selalu memperhatikanmu selagi aku mampu memperhatikanmu
Meski kamu tak suka caraku menyayangimu
Dan kemarin malam aku mulai mengerti
Bahwa perasaan ini adalah tuntutan yg harus dipenuhi, aku mencoba jadi sperti yg kamu mau
Dan kemarin malam aku mulai mengerti
Banyak diantara harapanku yg salah
Dan kemarin malam aku mulai mengerti
Aku begitu menyayangi dirimu
Meski kadang netesin air mata
Dan kemarin malam aku mulai mengerti
Aku begitu merindukan kamu
Dan kemarin malam aku mulai mengerti
Aku tak bisa mengharap apapun lagi
Selagi aku punya harapan
Aku hanya berharap aku bisa membahagiakanmu saat ini dan nanti

KAMU :)

Apa seperti itu semestinya ?

Saat semua mampu merasa ada makna

Saat semua telah tersimpan rapat-rapat

Beberapa waktu mungkin aku pernah menyebalkan

Membuatmu kesal

Selang waktu kemudian mungkin aku pernah membuatmu menangis*

Mungkin teriris

Waktu yg berganti pula mungkin aku pernah mengubah mood bagusmu menjadi hal yg tak mengasikkan sekalipun

Jelang waktu mungkin aku pernah pernah membuatmu merasa bahagia tak tergantikan apapun

Begitu sebaliknya

Saat sebuah cerita terangkat ke permukaan

Aku ingin tunjukkan aku ada sekarang tak sendiri

Ada yg menyandingku dihatinya

Melibatkan hatiku dan hatinya

Ketika kesempurnaan tak patut dipertanyakan

Dan aku begitu membencinya

Tiba-tiba aku lupa menangis

Aku lupa kejengkelan yg menyeruak dipermukaan

Aku lupa aku sedang mengintimidasi diriku sendiri

Dan aku lupa aku sedang marah padamu seharusnya

Moodku kadang berbalik begitu cepat semua tak perlu diragukan

Karna kamu itu yg seharusnya dipertanyakan..


Bukankah Sudah Aku Katakan ?

Aku menemukanmu dengan senyum mengembang dibibirmu

Dengan mata agaknya cerah pagi itu

Aku senang aku masih bisa melihat senyummu

Bukan hendak memuji atau membanggakanmu

Ini yg aku rasakan

Kesenanganku bukannya tanpa alasan tapi jika itu harus menyertakan alasan sepertinya aku belum tau alasan semacam apa yg pantas aku lontarkan

Tentang kamu dan senyummu

Sekilas aku pernah mendengar ulasan yg tak mengenakkan hatiku dr ucapanmu

Tapi taukah apa yg aku pikirkan saat aku diam ?

Ya aku sibuk memutar otakku

Agar aku tak merasa ini kesakitan

Agar aku bisa tertawa lepas meski itu menyakitkan

Kadang aku bertanya ?

Tak ada sebelumnya yg bisa membuatku linglung

Benar-benar tak tegak tanpa kehadirannya

Seperti ku bilang hidupku seolah berubah total

Drastis memang akupun tak menyadarinya

Dan aku sempat melihat kebelakang hatiku bilang aku perlu pendewasaan

Hidup penuh tantangan bukan ?

Hingga senyumanmu yg mampu merusak keteguhan hatiku untuk tak boleh marah terlalu lama kepadamu

Meski kamu mampu diam 1000 tahun kepadaku :)

Jangan tanyakan lagi jika aku tersenyum dihadapamu tanpa alasan

Karena aku sendiri tak mau menyadarinya

Seperti yg kamu bilang aku selalu tak sadar…

dan semuanya ada pembolak-balikan perasaan

seperti yg aku bilang aku lebih menggunakan perasaan

Kehalusan sikap yg aku tamatkan dan aku terima dihatiku

Keacuhan sikap yg aku tamatkan dan aku tolak dari hatiku

Hingga aku sakit dan menangis

Aku selalu tulus tentang rasa

Ini bukan permainan hati

Tapi ini tantangan…

seperti yg aku katakan hidup adalah tantangan bukan ?

Dimana sebuah jalan terbentang untuk tetap bisa mengalahkan keegoisan demi merelakan hati untuk tempat tinggal yg tak mampu diukur kadar waktunya

Perasaan ini tak punya dan tak ada yg mampu menebak datang dan pergi

Lalu muncul dan menghilang

Sudah aku bilang hidup adalah tantangan…

Yang tanpa sengaja mengijinkan otak kita berpikir dan merasakan sejauh mana keterkaitan akal dengan hati

Bukankah sudah aku katakan ?

Seolah Hujan

Lewat angin sepoi yg mengalun mengiringi derai hujan yg tak berkawan
Hujan yg mengubah petang seolah mencekam
Seperti hendak menerkam
Hujan tau menemani jelangku
Seolah tau emosi dalam dadaku
Titik-titik airnya tunjukan derai airmataku
Seolah tau aku butuh tempat pencurah
lalu seolah menawarkan tempat teduh untukku menumpahkan kekecewaan
Kekecewaan yg terpendam dalam diam
Kekecewaan yg selalu terkoyak saat aku sendiri
Hujan yg seolah menari
Menghibur dentuman hati yg mulai merapuh
Seolah tau aku merasa kehilangan harap
Seolah tak ingin membiarkan aku menangisi ini sendiri
Dan dia datang selalu datang
Saat hati mulai merasa letupan untuk aku luapkan
Tepat
Saat hal yg selalu aku pikirkan
Hujan berhasil membuaiku terlelap jauh untuk tak memikirkan meski tertuang lewat tangisan

AKU BERTANYA

Aku bertanya mengapa harus kamu yg membuat wajahku merah padam saat aku merasa kehilangan ?
Aku bertanya mengapa harus kamu yg membuat wajahku merah merona saat aku tersipu malu ?
aku bertanya mengapa harus kamu yg mondar-mandir di otakku ?
Aku bertanya mengapa selalu kamu yg mampu luluhkan hatiku ?
Aku bertanya mengapa selalu aku yg seolah salah dihadapanmu ?
aku bertanya tak adakah indahku dihadapmu ?
Aku bertanya mengapa kau hadir tanpa sengaja untuk yg pertama ?
Aku bertanya mengapa aku rela mengorbankan apapun untuk membuatmu bahagia ?
Aku bertanya mengapa aku tak bisa marah lama terhadapmu ?
Aku bertanya mengapa hanya dengan menatap wajahku kebahagiaan hadir dihariku ?
Aku bertanya mengapa hanya dengan mendengar suaramu kerinduan tampak dalam benakku ?
Aku bertanya mengapa aku selalu menunggu SMSmu ?
aku bertanya mengapa aku suka panggilan sayangmu ke aku dan bukan sbg adikmu ?
aku bertanya mengapa aku tak rela kau pergi dari hadapanmu ?
aku bertanya mengapa aku selalu memimpikan semua tentangmu dalam lelapku ?
aku bertanya mengapa aku bisa mengasihimu sejauh ini ?
Aku bertanya mengapa rasa ini seolah kuat dan mengakar disanubari ?
Aku bertanya mengapa aku selalu merasa tak dianggap saat kamu sibuk sendiri ?
Aku bertanya mengapa aku selalu berpikir apa yg harus aku lakukan esok hari untuk menyiapkan yg terindah untukmu ?
Aku bertanya mengapa tanpa kehadiranmu aku merasa hampa ?
Aku bertanya mengapa rasaku tak pernah beralasan ?
Aku bertanya mengapa Tuhan menjatuhkan pilihan padamu ?
aku bertanya mengapa aku seolah ingin memilikimu, memiliki hatimu ?
Aku bertanya mengapa ucapan tak mengenakanmu mudah membuat aku menangis ?
Aku bertanya mengapa aku ingin diperhatikan olehmu ?
Aku bertanya apakah rasaku sama dengan raasamu atau hanya sekedar permainan waktu ?
Aku bertanya apakah aku salah dengan rasaku ?
Aku bertanya mengapa Tuhan tak menghilangkan rasa ini jika aku bukan untukkmu dan kamu bukan untukku ?
Aku bertanya mengapa aku takut kehilangamu ?


*#%$!-+_/;'":&#_-$+!;:@?:&§{

Yang Sederhana

Aku hanya ingin ketika aku aku menangis ada yg mendekati aku membantu menghapus air mataku
Aku hanya ingin ketika aku kecewa ada yg menerangkanku dengan halus bukan meninggalkanku
Aku hanya ingin ketika aku jatuh ada yg menarik tanganku untuk membantuku berdiri
Aku hanya ingin ketika aku kesal ada yg mendamaikanku bukan ikut merasa kesal terhadapku
Aku hanya ingin ketika aku tak mengerti ada yg mengajarkanku bukan mendiamkanku
Aku hanya ingin ketika aku melangkah pergi ada yg mencegahku
Aku hanya ingin ketika aku mencoba berlari menjauhi ada yg berusaha mengejarku bukan membuatku semakin jauh
Aku hanya ingin ketika aku terisak ada yg menawarkan bahunya untukku bukan membenciku dengan air mataku
Aku hanya ingin ketika aku tak lagi disini ada yg merasa kehilangan sosokku
Aku hanya ingin aku dianggap ada
Aku hanya ingin aku berarti
Aku hanya ingin kamu juga merasakan yang aku rasakan.
Aku hanya ingin kamu melakukan semua daftar inginku dengan hatimu dengan rasamu terhadapku
Tapi itu tak mungkin
Bahkan sekedar berharap pun tak mungkin terjadi
Ketika aku membutuhkanmu kau jauh pergi
Tak ingin sejenak mendengarkan inginku
Hanya pergi tanpa mau tau rasa ini

Takut Pudar

Tuhan
Ketika kebimbangan yg dulu tlah pudar
Kini bersemayam kembali dalam dada
Keteguhan karena keikhlasan kini terpendar
Tuhan
Setelah lama aku bertahan
Untuk tak memikirkan masa itu
Tak terduga karena semua tentangnya
Kegaluan ini memakan waktu
Tuhan
Engkau tau yang aku rasakan
Mohonku untuk yakin tetap tempatkan hatinya untukku
Tautkan hatinya dg hatiku
Ajari aku untuk tetap mampu menggenggam rasa ini
Berbagi dari hati ke hati
Dari hatiku untuknya
Dari hatinya untukku
Gubahlah yang ingin Engkau gubah
biar lebih indah asalkan tetap ada untuknya
Ragu ini termenung memikirkannya
Memikirkan jika nanti tanpa dia
Tak sanggup menahannya
Takut rasanya pudar
Tuhan
Jaga dia untuk aku
Jaga rasanya tetap untuk aku


22/12/2010
for JHP :')

Cerita Saat Kau Datang

Saat kau datang dengan Senyuman khasmu

Terindah dan aku merasa nyaman menatapmu

Kau mampu luluhkan hatiku

Dan kau lama kembangkan senyum dibibirku

Candamu yang konyol

Lelucon-leluconmu

Gelak tawamu

Semua indah dimataku

Kata-katamu yang mendebarkan hatiku

Tindak tandukmu membuatku terasa ingin dekat selalu

Obrolan panjang kita terasa berarti, terasa sebentar dan tak beraturan

Ingin lama-lama disampingmu

Ingin selamanya bersamamu

Dan Tatapan-tatapan tentangku terpancar dari sorot matamu

Senyaman inikah saat aku dekat

Semenyenangkan inikah saat aku menatapnya

Lama

Saat tersadar waktu bangunkanku

Kata Waalaikumsalam darimu yang membuyarkan mimpi indahku

Ingin mengulanginya tapi aku tak mampu

Hanya ingin gapai darimu cintamu

Inginku selamanya indah bersamamu

Semoga mimpiku indah dan aku terbangun dengan semangat yang tak menyudah



01-01-2011

Kau kuatkan aku TUHAN

Dengan namaMu serasa kuat hariku
Serasa hari tak sepi
Seiring Detik jarum jam berlalu
Tahun pun mulai berganti
Mungkin kemarin aku khilaf
Kadang aku kufurkan nikmatmu
Kadang aku lalai padamu
Ya Rabbi
Tanpamu seakan lemah
Kala hati tergores ujimu aku menangis
Kala aku mulai mengingatmu tenang jiwa dalam raga
Meski salahku tak terhitung
Khilafku tlah menyebar
Kau menepuk hatiku pelan
Kau menuntunku untuk menangis dan datang
Ijinkan aku untuk dekat denganMu Tuhan
Kau maha mendengar
Maha penerang
Maha tau
Kau yang takdirkan takdirku
Takdiri hidupku ditanganMu
Ya Allah
Ampuni aku atas dosaku yang tlah meninggalkan jejak
hingga tahun menginjak tahun baru ini
masih terangkai salah dalam kata
Ya rabb
Yang maha pengasih lagi Maha penyayang
Jaga hatiku saat aku merasa tak aman
Tentramkan batinku saat aku merasa tak nyaman
Usap air mataku saat aku menangis mengingat dosaku padamu
Ya rabbi
Kelak akan juga ku kembali keharibaanMu
kekal disisimu
Ya Allah
Tuhan semesta alam
Ampuni salahku yg tlah menyergap
tentang masa tahun-tahun silam
Tunjukkan aku jalan nikmat untuk hidupku
Temani aku dalam hari hariku
Kau yang kuatkan aku
Kau yang genggam hatiku

me
02-01-2011

Cerita Kehidupan

Sebuah cerita hidup semula
Hanya cerita bagian dari alur penulisnya
Corat-coret tinta hitam mewarnai garis putih yang sebelumnya bersih
Urutan coretan yang seolah merangkai makna
Ada kata itu di dalamnya
Menghapusnya pelan-pelan tetap meninggalkan noda
Perumpamaan kehidupan layaknya Penulis benar-benar membuat awal kisahnya
menawari tokohnya dengan karakteristik dunia
mengakhiri dengan kesedihan kebahagian atau hanya menggantung di awang-awang
tapi hidup bukan cerita yang bisa diubah akhir cerita menjadi sebuah keinginan yang tersirat
hidup bukan bagaimana kita bisa mencoret bahkan menghapus bagian yang tak diinginkan
Hidup ini karakteristik
yang bagian-bagiannya kadang disegani bahkan tak dihargai
Penulis layaknya pencipta karyanya bukan pencipta yang nyata
Inspirasi hidup dtang dari Tuhan
Ide cemerlang didapat pendekatan dengan Tuhan
Hidup bukan cerita penulis yang saat terbaca titik temu pada akhir cerita
Hidup adalah menemukan hidup dan mengisi cerita didalamnya
Hidup adalah cerita dalam cerita
Yang kadang tak berlogika yang kadang perlu dinalar
Tapi Tuhan lebih hebat dari segalanya
Tuhan yang menginspirasi hari menemukan pagi
menemukan siang
menemukan petang
Dan yang mengatur alur kehidupan
Tuhan selalu menyaksikkan sejauh mana kita mengisi cerita di kehidupan

;)

me
03-01-2011
20:22

Ada Hati ❤❤❤

Hati ini terikat sendiri
Enggan mengerti
Separuh jiwa ini terbawa waktu
Menyusuri ruang dihatimu
Ketika datang sambut hariku
Ulas warna dalam detik waktuku
Meski kadang dirimu risaukan hatiku
Aku masih menunggumu
Sepanjang perjalanan kutanyakan
Ada hati yang tertawan olehmu
Jawabkah benar hatiku
Atau salah dirasaku
Menunggu dirimu memanggilku
Serasa menunggu semuanya remuk karena tangisku
Ada hati yang tertawan olehmu
Menginginkan dirimu mengerti
dan berhenti untuk pergi


me 23:43
05-01-2011

THE SECRET GARDEN

Once upon a time, at the midnight
I have a dream and that dreams telling me about place from the past a thousand years ago
The king make a beautiful garden, just for the princess
Hopely to make her happy
.... And than the princess stayed in there, who make her so happy
And now i want to know about the secret garden who have can make the princess and make me so happy

❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤

I'm falling in love

Tak ada alasan aku bisa mencintainya sampai sekarang
Masih sempat bertanya
I can smile because of you
I can cry because of you
I can laugh because of you
I have new spirit because of you
How about that ?
28 maret 2010
Pertemuan singkat yg membuatku merasa takut dan gugup
Berjalan sampai sekarang
kamu isi kesepianku
Tak mudah mengertimu tapi begitu mudah aku menyayangimu
Kamu menaruh harap besar itu ke dalam hatiku
Kamu yakinkan aku tentang bagian dr tulang rusukmu
Membuatku menuliskan mimpi baru dalam hidupku
"tentang hidup lain bersamamu"
Tuhan lelaki ini yg pertama kali datang dan disambut hangat oleh orang tuaku
Lelaki ini yang pertama kali aku terima untuk mengisi hatiku
Lelaki ini yang berhasil menempati seluruh bilik hatiku
Ada alasan lain ?
Tidak mungkin aku belum tau
Begitu takutnya aku kehilangannya ...
Entah tapi itu yg kurasa saat aku mampu menangisinya
Hatinya yg telah melengkapi hatiku
Hadirnya yg telah melengkapi daftar mimpi*ku
I hope you also feel the same with my feel
Sikapnya berkebalikan denganku
Namun aku nyaman setiap ada dia aku yakin dia melengkapi sikapku
Segala kelemahan dan kekuranganku
Tuhan lelaki ini yg mampu membuat hati dan pikiranku bertengkar
Lelaki ini yg membuat konsentrasiku buyar..hiii
Tapi aku suka
Suka cara dia mengajariku hal baru
Suka cara dia menatapku
Suka cara dia mengasihiku
Suka segalanya tentangnya
Keseriusannya, kelucuannya, kecuekannya, kekerasannya, kegigihannya, keegoisannya bahkan kepeduliaannya terhadapku
Dia ataupun kamu telah jd motivasiku
Memberi warna-warni hariku
Membuatku ingin selalu menceritakan tentangmu kepada orangtuaku dan sahabatku
Aku bangga bisa menyayangimu
Aku senang bisa mengenalmu
Aku kagum aku bisa menangis karnamu...

I need you
I hope you also feel the same

Tuhan jangan jodohkan dia dengan yg lain ^^

aku lega bisa nulis note ini

makasi Allah sudah mempertemukanku dengannya

CURHAT

Hanya diam tak menjawab.
tapi pikirankkuu hilang...
ada yg rusak di balikk dada ini
ada yg bergemuruh di hati ini
berontak...
katakan !
aku salah atau dia yg memang benar ..
hancurkan semuanya :'(
saat aku mulai mengharapkan..
musnahkan yg kau rasa patut terbakar..
dia dia..
yg ku kagumi
dia dia
remukkan hati ini...
dia yang aku sayangi
dia yg jd belahan hati
kini pergi tinggalkan hati tanpa hal yg pasti...
HENTIKAN JANGAN MENANGIS !
KAU BUKAN SATU-SATUNYA yang terkikis..
bangkit..jangan mengutuk diri sendiri..
jangan merutuki hati dg perasaan yg tak pernah kau mengerti..
bangkit ::: Orang2 disekitarmu membenci airmatamu
berdiri kakimu masih lengkap bukan ?
biarkan semuanya terlepas..
biarkan dia pergi
biarkan dia melepasmu secara nyata meski kau slalu anggap mimpi
Tuhan akan menggantinya
Berjuang... gerakkan pikiranmu untuk lupakan semua untuk tak mengingatnya
pergiiiiii
Raih smua mimpi2 yg ingin kau capai skrg
Tuhan akan mengganti
Ingat kata seseorang itu " YANG PERTAMA BELUM TENTU YANG TERBAIK"
Bangkit jangan memendam sndiri tumpahkan smua..
bagii hatimu bagi pikiranmu..
Pergiiii...
Jangan jajah hatimu sndiri dg airmata itu...
Bangkit INGAT KAU TAK PERNAH SENDIRI :'(
YA ALLAH YA MUQALIBAL QULUB , YA GAFFAR, YA MUQADDIMU, YA MUAKHIRU, YA HAYYU, YA SYIFAUN QALBI..
Bantu diri ini sembuh rasa ini
Hilangkan
Aku tak mampu membagi hati..
Ujian2 ini kuanggap kuatkanku tapi aku belum mampu diretakkan bersamaan..
saat harus memikir masa depan..tp tapi harus berakhir dg airmata ..

Aku benci Ini

Aku benci harus selalu melihat profilmu saat aku merasa harus stiap waktu melihatnya
Aku benci saat aku melihat henvonku seharian tapi inboxpun tak ada pesan darimu
Aku benci terbangun terkejut hanya untuk melihat panggilan di henvonku tapi bukan dari kamu
Aku benci menunggumu membalas kalau kamu membutuhkan aku
Aku benci berharap-harap cemas tapi aku tak tau apa kamu meraasakan hal yg sama
Aku benci harus menangisi 28 maret 2011 yang kau Hancurkan
aku benci harus mengingatmu
entah kamu slalu diotakku
aku benci menunggu ketidakpastiaan darimu
aku benci harus diombang-ambingkan perasaanku
aku benci kenangan2 yg indah yg kamu jdkan buruk buatku
aku benci dibilang egois oleh seseorang itu padahal siapa yg egois sebenarnya??
siapa ?
aku benci harus menanti tapi yg dinanti tak pernah mengerti
Aku benci saat km menghubungiku dan berkata aku akan baik2 saja tanpa kamu..
Tidak
Aku tak bisa menipu hati
Aku benci aku tak bs bohongi hati ini...

Aku benci namamu yg slalu aku lihat di phonebookku
Aku benci selalu memasang foto2mu di wallpaper henvonku
Tapi apa kamu tau ?

Kamu tak pernah tau ...

Kamu hanya berkata "km pasti bs tanpa aku, dicoba dulu"
Arrrgghhh
Aku benci menangis lagi karena perasaan yg bercampur antara benci dan cinta ini :'(