Aku menemukanmu dengan senyum mengembang dibibirmu
Dengan mata agaknya cerah pagi itu
Aku senang aku masih bisa melihat senyummu
Bukan hendak memuji atau membanggakanmu
Ini yg aku rasakan
Kesenanganku bukannya tanpa alasan tapi jika itu harus menyertakan alasan sepertinya aku belum tau alasan semacam apa yg pantas aku lontarkan
Tentang kamu dan senyummu
Sekilas aku pernah mendengar ulasan yg tak mengenakkan hatiku dr ucapanmu
Tapi taukah apa yg aku pikirkan saat aku diam ?
Ya aku sibuk memutar otakku
Agar aku tak merasa ini kesakitan
Agar aku bisa tertawa lepas meski itu menyakitkan
Kadang aku bertanya ?
Tak ada sebelumnya yg bisa membuatku linglung
Benar-benar tak tegak tanpa kehadirannya
Seperti ku bilang hidupku seolah berubah total
Drastis memang akupun tak menyadarinya
Dan aku sempat melihat kebelakang hatiku bilang aku perlu pendewasaan
Hidup penuh tantangan bukan ?
Hingga senyumanmu yg mampu merusak keteguhan hatiku untuk tak boleh marah terlalu lama kepadamu
Meski kamu mampu diam 1000 tahun kepadaku :)
Jangan tanyakan lagi jika aku tersenyum dihadapamu tanpa alasan
Karena aku sendiri tak mau menyadarinya
Seperti yg kamu bilang aku selalu tak sadar…
dan semuanya ada pembolak-balikan perasaan
seperti yg aku bilang aku lebih menggunakan perasaan
Kehalusan sikap yg aku tamatkan dan aku terima dihatiku
Keacuhan sikap yg aku tamatkan dan aku tolak dari hatiku
Hingga aku sakit dan menangis
Aku selalu tulus tentang rasa
Ini bukan permainan hati
Tapi ini tantangan…
seperti yg aku katakan hidup adalah tantangan bukan ?
Dimana sebuah jalan terbentang untuk tetap bisa mengalahkan keegoisan demi merelakan hati untuk tempat tinggal yg tak mampu diukur kadar waktunya
Perasaan ini tak punya dan tak ada yg mampu menebak datang dan pergi
Lalu muncul dan menghilang
Sudah aku bilang hidup adalah tantangan…
Yang tanpa sengaja mengijinkan otak kita berpikir dan merasakan sejauh mana keterkaitan akal dengan hati
Bukankah sudah aku katakan ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar