Total Tayangan Halaman

Jumat, 14 Januari 2011

Jauhkan dari hatiku hilangkan rasaku jika bukan untukku, Kuatkan aku jika memang untukku

Tuhan
Ku mohon tunjukkan kejelasan semua ini
Saat aku hanya merasa hitam abu-abu
Saat aku merasa benar-benar lelah sendirian merasakan
Tuhan
Ku mohon relakan hatiku
Saat aku benar-benar sendirian merasakan
Tersakiti
Saat semua rasa ku ikhlas
Tulus tanpa daya dan diporak-porandakan
Tuhan
Jauhkan dia dari hatiku, hilangkan rasaku jika memang dia bukan untukku
Dekatkan selalu jika memang untukku
Aku merasa terkoyak sendirian tanpa layaknya dia yg mau merasakan
Beban ini menyakitkan
Pahit
Pahit layak obat-obatan yg menyesakkan pernapasan
Tangis ini Tuhan
jeritan-jeritan malam ini
yg tlah lukai raga ini sendirian
tangisan terdahsyat yg pernah aku ungkapkan
tangisan tentang perasaan yg terabaikan
Kalau ada kesempatan lagi
Ijinkan dia merubah dirinya sendiri
Bantu dia sadarkan dr ego tingginya
Aku tak lagi kuasa
Aku mudah patah
Aku mudah merajuk
Ubahlah dia Tuhan dengan segala kehendakMu
aku tak lagi mampu
Kau yg lebih tau
Dan sekarang Tuhan
bantu aku berdiri tegar lagi
kuatkan aku
usap air mata dipipiku
warnai wajahku dg rona ceriaku
hapus merah menyemu ini
hapus noktah hitam dihatiku
aku benci sendirian merasakan
sedang dia acuh tentang perasaan

;(

Sabtu, 08 Januari 2011

Jangan lakukan pembajakan

Kebayang gak sih jengkelnya, sedih saat kita lihat karya-karya kita diexpose orang lain tanpa sepengetahuan kita, tanpa seizin kita dan mengaku-ngaku karya kita sebagai karyanya
Haha ;)

Tulisan-tulisan diblog ini adalah hasil dari pemikiran dan ungkapan hati Meti Yunia Wardani ;)
Semisal saya memposting tulisan dari copas (copy paste) media lain akan saya tulis keterangan repost dibawah postingan tersebut.

Untuk itu mari budayakan hidup jujur dan terbuka
Tetaplah berbagi dengan asas yang murni

Keep posting ;)

Ketika Harus Berdiri Sendiri

Pernahkah merasa diabaikan?
Ya dimana kita sedang berjalan didalam pergulatan emosi yang benar-benar belum sempurna
Dimana kita harus mencari jati diri kita...
Dan ketika yang kita sebut kawan sedang dibutuhkan namun tak pernah ada
Dan kadang yang disebut kawan sedang tak sengaja atau bahkan sengaja menghunuskan pedang tajam dibalik punggung kita lewat tindak tanduknya yang luar biasa baiknya
Dan ketika yang kita anggap kawan selalu menyakiti kita bahkan tak menganggap kita ada
Satu hal yang terbaik adalah diam
Dalam diam kita menemukan kekuatan
Dalam diam kita mencari ketenangan
Saat kelopak mata kita tak sanggup lagi menahan beban yg cukup tajam maka menangislah...
Saat tak mampu tegar kuatlah dengan leleran airmata yang mengalir lewat mata bening kita
Yakinkan hati
Tatap dalam-dalam hidup yang indah ini
Kita tak pernah sendiri
Allah selalu menemani
Masih ada Hati kita yang tak lelah menjadi tempat berbagi
Tak selamanya yang kita sayang rela mendampingi
Tak selamanya yang kita butuhkan selalu ada dan tersedia
Tak selamanya yang kita inginkan adalah yang terbaik untuk kita
Tak selamanya yang indah itu indah yang sebenarnya
Tak selamanya saat kita terjatuh ada yang merangkul kita
Maka saat itulah kita harus bersiap menahan tubuh kita dengan kedua kaki kita sendiri
Kadang kawan layaknya lawan
Kadang lawan layaknya kawan

Man propose, God dispose

Jumat, 07 Januari 2011

"Ketika hatimu patah, kamu akan mendengar bunyi krakk dari dalam dadamu... Sungguh"

*Beberapa kalimat yang pernah terdengar oleh telingaku dan rasanya benar adanya

Andai kehidupan ini seperti sebuah video ingin aku hapus bagian yang tidak aku inginkan

Cinta itu layaknya pasir Semakin erat aku menggenggamnya semakin mudah dia terlepas

Ketika hatimu patah kamu akan mendengar bunyi kraakk dari dalam dadamu sungguh

Mungkin bagi dunia kamu adalah seseorang tapi bagi seseorang kamu adalah dunianya

*Dan sebaris kalimat yang aku rasakan kemudian aku ungkapkan lewat blog ini

Lebih baik dia tau yang aku rasakan meski pahit dibelakang
Daripada aku memendam sendirian namun pahitnya menggantung diawang-awang

Menyayangi bukan untuk mendapat balasan indahnya disayangi
Rasakanlah maka kamu merasakan indahnya menyayangi

Cinta memang tak harus memiliki
Tapi memiliki itu lebih baik

Mencintai kadang menyakitkan tapi lebih menyakitkan ketika melihat orang yang kita cintai bersama orang lain

Perlahan bersamamu jauh lebih baik
Tangisku berhenti
Ketenangan hadir disela-sela hatiku, sungguh

Ketika aku menangis karena seseorang maka hanya seseorang itulah yang mampu membuatku berhenti menangis

Ketika harapan itu ada ungkapkanlah lalu wujudkan lewat kesempatan
Ketika kesempatan itu terabaikan maka berusahalah yakinlah dan Allah yang menentukan

Ada bunyi berdenyit di ulu hatiku saat seseorang yang aku sayang membuatku kesakitan

Debar jantungku saat didekatmu pertanda dia menyambutmu dihatiku

Dia masalalumu yang dulu
lupakanlah
Aku masadepanmu yang sekarang
Pahamilah


...... Next

Selasa, 04 Januari 2011

Saat bimbang Istikharahlah

Ya Allah hamba memohon agar Tuhan memilihkan mana yang baik menurut engkau ya Allah.
Dan hamba memohon Tuhan memberikan kepastian dengan ketentuanMu dan hamba memohon dengan kemurahan Tuhan yg Besar Agung. Karena sesungguhnya Tuhan yang berkuasa, sedang hamba tidak tahu dan Tuhanlah yang amat mengetahui segala sesuatu yg masih tersembunyi.
Ya Allah,jika Tuhan mengetahui bahwa persoalan ini baik bagi hamba, dalam agama hamba dan dlm penghidupan hamba dan baik pula akibatnya bagi hamba, maka berikanlah perkara ini kepada hamba dan mudahkanlah ia bagi hamba, kemudian berilah keberkahan bagi hamba di dalamnya.
Ya Allah, jika Tuhan mengetahui bahwa sesungguhnya hal ini tidak baik bagi hamba, bagi agama hamba dan penghidupan hamba dan tidak baik akibatnya bagi hamba, maka jauhkanlah hal ini dari pada hamba dan jauhkanlah hamba daripadanya.

Dan berikanlah kebaikan dimana saja hamba berada, kemudian jadikanlah hamba orang yang rela atas anugerahMu

Datang Bersamaan

Yang datang bersamaan dengan rintik hujan yang turun
dengan hati yang terasa membeku
dengan tetes air asamnya
dengan volume curah hujan yang meninggi
dengan kabut tebal yang menutup langit
dengan tudung senja yang menari
dengan bulan yang seakan redup sinarnya
dengan bintang yang malu menampakkn wujudnya
dengan langit hitam
dengan malam yang gelap
dan tetes curah air mata seakan sama derasnya dengan hujan di luar sana
yang seakan ikut merasakan hari-hari yang seolah membuatku kedinginan sendiri
meski panas
meski terik dingin ini membekukan hati
hanya dia pelan membungkus luka
biar meleleh seadanya
layaknya es yang mencair terkena api terkena air
layaknya karang yang terhempas ombak
layaknya pasir yang tersapu hujan
yang datang bersamaan lukiskan haru
Lukiskan ketakutan
Yang malam-malam menjelang menemani hujan
Tetes-tetes air mata yng tk tertahan
Memuncak hanya bisu tak sanggup bicara
Mata ini yang bicara berkedip sekali kedipan membanjiri perasan
Bersama derai titik hujan
Bunyi rintik airnya
Bunyi hewan malam yang seolah bersenandung lagu indah dimalam tak berbintang